Setiap tahun selama beberapa belas ramadhan kebelakang, momen sahur rasanya tak lengkap kalau nggak sambil nonton sinetron Para Pencari Tuhan. Begitu juga tahun ini. Awalnya, gue cuma nonton aja kayak biasa, sampai kemudian, ada beberapa kelucuan yang menggelitik di jilid ini.
Dikisahkan seorang lelaki bernama Viral patah hati ditinggal tunangannya. Setiap hari dia mampir ke rumah tunangannya, menaruh bunga dan ucapan-ucapan cinta lainnya, di pagar rumah kosong tersebut. Hingga suatu hari, perempuan cantik keluar dari dalamnya. Penghuni baru. Namanya Alexandria.
Andria dan Viral kemudian menjalin pertemanan yang... unik. Saling flirting tanpa mau kelihatan saling naksir, padahak mah keliatan banget. Memang betul, katanya kalo orang jatuh cinta, seisi dunia bisa lihat, kecuali mereka berdua. Rasanya tiap nonton gue gemes pengen neriakin mereka berdua yang kayak lagi main game adu kuat. Siapa yang jatuh cinta duluan, dia yang kalah.
Gue sebel banget, kenapa bisa ada dua orang yang seperti itu, sampai akhirnya gue mengamati keseharian gue dan Bang R. Apa yang Viral dan Bang R alami kurang lebih sama, membuat mereka kemudian sama-sama ragu untuk memulai sesuatu yang baru, walaupun akhirnya tetep diterabas aja. Setia kawan. Punya usaha cafe bareng sobatnya. Wow, gue takjub sendiri.
Alexandria, bisa gue bilang mungkin setipe dengan gue. Sama-sama keras kepala. Kepo. Jahil. Suka bercanda. Masih bisa gue inget di awal gue dan Bang R dekat, dia pernah bilang "Kamu itu jangan suka ngegoda kelewatan itu. Aku anaknya gampang baper."
Yha.
Di episode hari ini, percakapan Viral dan Andria pernah gue alami dengan Bang R.
Viral : Kamu ini paket lengkap ya. Udah cantik, cerdas, peduli lagi.
Andria : Makanya kamu harus hati-hati, supaya nggak tergelincir.
At the end we both know that the moment we talk about it was the moment we already signed ourselves in the new beginning.
Dikisahkan seorang lelaki bernama Viral patah hati ditinggal tunangannya. Setiap hari dia mampir ke rumah tunangannya, menaruh bunga dan ucapan-ucapan cinta lainnya, di pagar rumah kosong tersebut. Hingga suatu hari, perempuan cantik keluar dari dalamnya. Penghuni baru. Namanya Alexandria.
Andria dan Viral kemudian menjalin pertemanan yang... unik. Saling flirting tanpa mau kelihatan saling naksir, padahak mah keliatan banget. Memang betul, katanya kalo orang jatuh cinta, seisi dunia bisa lihat, kecuali mereka berdua. Rasanya tiap nonton gue gemes pengen neriakin mereka berdua yang kayak lagi main game adu kuat. Siapa yang jatuh cinta duluan, dia yang kalah.
Gue sebel banget, kenapa bisa ada dua orang yang seperti itu, sampai akhirnya gue mengamati keseharian gue dan Bang R. Apa yang Viral dan Bang R alami kurang lebih sama, membuat mereka kemudian sama-sama ragu untuk memulai sesuatu yang baru, walaupun akhirnya tetep diterabas aja. Setia kawan. Punya usaha cafe bareng sobatnya. Wow, gue takjub sendiri.
Alexandria, bisa gue bilang mungkin setipe dengan gue. Sama-sama keras kepala. Kepo. Jahil. Suka bercanda. Masih bisa gue inget di awal gue dan Bang R dekat, dia pernah bilang "Kamu itu jangan suka ngegoda kelewatan itu. Aku anaknya gampang baper."
Yha.
Di episode hari ini, percakapan Viral dan Andria pernah gue alami dengan Bang R.
Viral : Kamu ini paket lengkap ya. Udah cantik, cerdas, peduli lagi.
Andria : Makanya kamu harus hati-hati, supaya nggak tergelincir.
At the end we both know that the moment we talk about it was the moment we already signed ourselves in the new beginning.
Komentar
Posting Komentar
silakan tinggalkan identitas (nama, website, id blog) saat memberikan komentar. terimakasih.