Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

Kangen

Ketika orang yang kau sayang bersedih, lalu kau mencoba menghibur dan gagal, rasanya seperti dilempar ke jurang, kemudian diangkat, dilempar kembali, begitu terus, berulang-ulang, hingga kau hancur lebur. Ya, aku merasakan hal itu tadi malam. Tak ada yang bisa kulakukan ketika dia bersedih. Kami dipisahkan jarak, dan aku tidak bisa melihat wajahnya langsung, tidak bisa menghiburnya, tidak bisa memeluknya. Sini temenin aku. Ke Jakarta sini. Jauh. Kamu aja pulang ke Bandung dulu. Masih pengen di Jakarta... Gimana ya? Kamu ke sini dong. Lalu ia merajuk seperti anak kecil, seperti biasa, mau terus ditemani. Kami terus ngobrol, dan aku masih terus berusaha menghiburnya. Sepertinya tidak mempan. Mungkin hanya pertemuan yang dapat membuatnya ceria lagi. Semua kata-kataku hanya membuatnya tambah bersedih. Kamu bikin aku jadi kesel. Jadi aku harus gimana? Aku mau dipeluk. Kalau kamu di Bandung, di sebelah aku, udah dari tadi aku peluk. Pokoknya nanti Bandung aku mau dipeluk. Rasanya saat itu ju...