Dua ragaT'lah lama bersama
SeketikaRetak berhamburanHati kecilku masih tak terima
Mungkin itu yang aku rasakan April tahun kemarin, dan berlanjut hingga tujuh bulan kemudian. Bersama, lalu terpisah tanpa alasan yang jelas. Ditanya maunya apa, tidak ada jawaban pasti. Diajak diskusi, malah membatasi diri. Repot sekali.
Tidak ada masalah jika sudah lelah. Tidak ada yang akan menekan jika memang sudah bosan. Yang penting, semuanya jelas.
Aku harus menahan bingung, sedih, dan marah dengan semua ketidakjelasan, selama tujuh bulan. Masih harus bersama atas dasar profesionalisme, menyingkirkan rasa seakan bukan manusia.
Kalau aku punya salah, bilang
Tidak ada jawaban.
Kalau kamu marah, bilang
Masih tidak ada jawaban.
Kalau kamu punya yang baru, bilang.
Tidak pernah ada jawaban.
Tidak mudah berpindah, karena, setelah sekian lama memaksa diri untuk apa-apa sendiri, ada yang datang dan memberikan semua kenyamanan, semua kemudahan, semua kasih sayang.
Awalnya sulit, dan masih tak terima. Tapi makin lama, memaksakan diri untuk paham kalau, di dunia ini, tidak semua hal selalu berjalan sesuai apa yang kita rencanakan.
Mungkin hubungan yang rapi dan selewat ini cuma akan jadi kenangan, sebagai pengingat untuk masa depan, supaya tidak gegabah memulai dan mengakhiri.
Semoga kamu bahagia di tempat baru nanti, ya.
Kutanggalkan Semua cerita Jangan kau genggam sisa Biarkan aku bahagia
Komentar
Posting Komentar
silakan tinggalkan identitas (nama, website, id blog) saat memberikan komentar. terimakasih.